Electronic Theses of UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Tinjauan hukum Islam terhadap ketentuan percampuran harta kekayaan perkawinan dalam kitab undang-undang hukum perdata

Nasution, Lili Sahriani (2011) Tinjauan hukum Islam terhadap ketentuan percampuran harta kekayaan perkawinan dalam kitab undang-undang hukum perdata. Undergraduate thesis, IAIN Padangsidimpuan.

[img] Text
06 210 341.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (584kB)

Abstract

Skripsi Ini berjudul “Tinjauan Hukum Islam Terhadap Ketentuan Percampuran Harta Kekayaan Perkawinan Dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata”. Sehingga muncul permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana percampuran harta kekayan perkawinan menurut hukum Islam dan hukum Perdata dan apa unsur persamaan dan perbedaan percampuran kekayaan perkawinan menurut hukum Islam dan hukum Perdata. Berdasarkan masalah di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui percampuran harta kekayaan perkawinan menurut hukum Islam maupun hukum Perdata serta menganalisis tinjauan hukum Islam terhadap percampuran harta kekayaan perkawinan dalan hukum Perdata. Penelitian yang dilaksanakan dalam skripsi ini adalah penelitian kepustakaan yaitu penelitian mengenai percampuran harta kekayaan perkawinan menurut hukum Islam dan hukum Perdata. Adapun metode yang digunakan adalah deskriptif yaitu menggambarkan atau menguraikan hal-hal yang sesuai dengan judul skripsi, deduktif yaitu menggunakan data yang bersifat umum kemudian disimpulkan dalam bentuk khusus, metode induktif yaitu menggunakan data yang bersifat khusus kemudian disimpulkan dalam bentuk umum yang sesuai dengan pembahasan skripsi serta metode komparatif yaitu usaha membandingkan beberapa keterangan untuk mendapatkan argumentasi yang lebih kuat dan memberikan penjelasan tentang masalah yang akan dibahas dalam skripsi ini. Dalam hukum Perdata percampuran harta kekayaan perkawinan itu telah diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Perdata yang dijelaskan sejak dimulai nya perkawinan demi hukum terjadilah persatuan bulat antara kekayaan suami dan kekayaan isteri yang dibawa dalam perkawinan sebab dalam hukum Perdata seorang perempuan yang telah bersuami dianggap tidak cakap bertindak hukum tanpa bantuan suami. Berdasarkan penelitian di atas maka diperoleh hasil bahwa menurut Hukum Islam percampuran harta kekayaan perkawinan tidak dikenal. Yang dikenal dalam Hukum Islam adalah adanya harta bersama suami isteri selama ikatan perkawinan, adapun status harta bawaan dalam Hukum Islam masih tetap kepunyaaan masingmasing baik pihak suami maupun pihak isteri tidak berubah sebab perkawinan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Supervisors: Ahmatnijar dan Johan Alamsyah
Keywords: Hukum perdata; percampuran harta kekayaan perkawinan; hukum Islam
Subjects: 18 LAW AND LEGAL STUDIES > 1801 Law > 180128 Islamic Family Law > 18012824 Harta Bersama (Matrimonial Property)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum > Ahwal Syakhsyiah/Hukum Perdata Islam
Depositing User: Users 10 not found.
Date Deposited: 12 Nov 2020 03:34
Last Modified: 12 Nov 2020 03:34
URI: http://etd.iain-padangsidimpuan.ac.id/id/eprint/6051

Actions (login required)

View Item View Item